Pemimpin dan Kepemimpinan

Setiap manusia adalah pemimpin. Walaupun pemimpin identik dengan jabatan, minimal dia bisa menjadi pemimpin terhadap dirinya sendiri. Dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya atas segala kepemimpinannya. Jelas.

Jadi pemimpin emang nggak mudah. Banyak orang yang mau jadi pemimpin, gembar-gembor di awal tapi keok di akhir. Buat perencanaan ini itu, tapi nggak terealisasikan. Sebenernya udah banyak banget para pemimpin yang omong doang dengan semua janji-janji manis (iya, gue akui itu butuh kepercayaan diri yang tinggi agar semua orang balik percaya). Dan mereka lupa satu hal, Jadi pemimpin itu nggak semudah kelihatannya, Sir! Kecuali kalo memang mereka sudah benar-benar siap.

Ir. Soekarno
Ini baru pemimpin!

Menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai karakter yang harus melekat dalam jiwa dan raganya. Yang pertama harus Jujur. Jujur itu rumit. Cuma pelaku dan tuhan aja yang tau. Jadi harus jujur. Yang kedua harus Bertanggung Jawab. Iya, harus bisa bertanggung jawab dari segala macam tugas kepemimpinannya. Yang ketiga adalah seorang Penyampai yang baik. Harus bisa menyampaikan segala sesuatunya dengan baik, mau itu dalam berkomunikasi, berperilaku, dll. Dan yang terakhir harus Cerdas. Harus cerdas dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi, dan mempunyai kemampuan dalam merealisasikannya.

Dalam suatu negara, harus ada yang namanya pemimpin. Di indonesia, kita mempunyai sebutan Presiden. Oke, kita mulai berandai-andai. Karena hidup itu berawal dari perandai-andaian, jadi kita harus berani berandai-andai. Andai gue jadi Presiden, dalam kepemimpinan, gue akan membuat beberapa perencanaan..

1. Membuat Lapangan Pekerjaan
Karena indonesia adalah top ranking dengan negara padat penduduk, yang juga banyak dari penduduknya mempunyai masalah dengan pekerjaan alias nganggur, jadi harus dibuatkan lapangan pekerjaan.

2. Memberantas Koruptor
Memberantas koruptor. Bukan korupsi. Dalam hal ini gue menekankan untuk memberantas koruptor yang maksudnya adalah menghukum mati (iya, kalo ketahuan. Dan nggak cuma omdo). Dalam islam aja nyuri harus dipotong tangannya. Gimana korup yang hasil duit rakyat? Mokad!

3. Pemberdayaan Pembangunan yang Menyeluruh
Karena masih banyak lahan di indonesia yang belum terjamah, gue mau pemberdayaan pembangunan ini menyeluruh. Artinya nggak terfokus pada satu daerah. Dan kalaupun ada daerah dengan padat pembangunan, kondisi ini haruslah merata sekalipun harus di tata ulang dengan penghijauan.

4. Membuat Wisata Bahari
Ini bukan karena sekarang lagi musim banjir di jakarta ya. Bukan sama sekali. Karena indonesia adalah negara kepulauan yang juga mayoritasnya adalah air, maka gue mau membuat wisata bahari. Iya, gue terpesona akan keindahan alam yang ada di indonesia. Terutama keindahan baharinya. Jadi kita bisa memanfaatkan itu untuk membuat indonesia dikenal di mata dunia dengan keindahan alamnya.

5. Memberi Hak Suara untuk Blogger
Pernah kebayang, gimana ini terjadi? Ya, gue selalu berandai-andai kayak gitu. Karna menurut gue, para blogger indonesia ini sangat cerdas, kreatif dan kritis. Jadi perlu sekali-kali suara dan aspirasi mereka harus didengar.

Mungkin cuma itu beberapa perencanaan andai gue jadi presiden. Dan kalo boleh jujur, sebenernya gue jauuuuh dari kata siap buat jadi pemimpin negara. Apa jadinya kalo gue jadi pemimpin negara, Bro? Kalaupun itu terjadi, gue harus tetep konsisten kalo gue, NGGAK siap! Karna hanya orang-orang yang berdedikasi tinggi untuk negara dan rakyatlah yang pantas untuk jadi pemimpin.

Jamban Blogger

16 Komentar

pak presiden yang pro lingkungan. siap, saya dukung pak! hehehe.. asalan jangan cuman janji manis doang ye pak? :p Kalo boleh nambahin buat poin ke 5, blogger dan aktifis sosmed lainnya menurut saya dijadikan senjata utama untuk promo, branding dan menggali permasalahan sekaligus ajang interaksi capres dengan masyarakatnya. keren kan pak pres?

Reply

Wah, ini strategi yang cihuy banget. ^ aktifis nih :D

Reply

mantep nih:D pak presiden udah punya calon wakilnya blum nih:D
semoga visi dan misinya sukses

Reply

ingat, ya jgn pasang baliho di pohon! kalo nanti masa kampanye.

Reply

Riizhu mau jadi wakilnya nggak, nih?

Reply

Nggak kok. Kalo gue udah ada rencana pasang baliho di kaca belakang mobil orang.

Reply

Wuih, keren program-programnya. Gue setuju banget sama perencanaan untuk memberantas koruptor, bukan korupsi. Percuma juga kalo korupsi di berantas, tapi koruptornya berkeliaran. Beda lagi kalo koruptornya di berantas, otomatis ga akan ada yang korupsi. :D

Reply

Hehehe serem amat memberantas koruptor which is hukum mati. Manurut gue, tetep harus korupsinya sih yang diberantas. Biar rakyat kecil dan orang-orang yang selama ini ngelakuin 'korupsi kecil' merasa kalau itu juga perbuatan korupsi. hehe.

Reply

Bener nih! Ralat: Koruptor besar: Hukum mati. Koruptor kecil: tergantung seberapa parah dia korupsi. Nyolong aja tangan harus dipotong loh dalam islam. Walaupun dia nyolong aka korupsi cuma 5rb perak. Kalo menurut gue tetep harus koruptor yang diberantas, sekalipun itu koruptor kecil. Tapi hukumannya sesuai takaran. :)

Reply

iya aktifis event. hahaha

Reply

cieeee lamaran nih yeeee

Reply

Postingan kamu kali ini.. Bagus, Nak!

Reply

Saingan jokowi lahir dari postingan ini :D

Reply

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca. Jika berkenan, silahkan berkomentar! Komentar apapun dipersilahkan, asalkan tidak ada link aktif dan unsur SPAM.